Tentang

coba.jpg

Siapa Saya?

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Fakultas Biologi, angkatan 2010. Saya memiliki ketertarikan dalam dunia pendidikan anak-anak, khususnya karena pengalaman saya menjadi Duta Anak Indonesia pada tahun 2008 untuk Provinsi Jawa Timur. Sebagai mahasiswa dan generasi muda, saya begitu sangat miris melihat adanya kesenjangan antara kualitas pendidikan anak-anak di wilayah Indonesia Barat dan wilayah Indonesia Timur. Saat ini, saya telah melaksanakan Tim KKN Raja Ampat di wilayah Distrik Misool, Kampung Fafanlap yang akan fokus dalam usaha membantu masalah pendidikan anak-anak di Fafanlap serta tergabung dalam Sahabat Misool. Saat ini, masih aktif dalam kegiatan kemahasiswaan. Sebagai Duta Anak Jawa Timur 2008, pendidikan anak sejak dini, dan pengentasa buta aksara merupakan program yang sangat penting dan utama untuk didukung, karena dengan pendidikan, maka masa depan seorang anak akan lebih terarah dan mampu membentuk pribadi yang jauh lebih matang dan berpengetahuan. Sebagai Duta Anak Jawa Timu 2008, sekaligus Komisi Jaringan dan Duta Anak, maka sosialisasi dan jaringan begitu penting agar dapat menarik orang-orang baik liannya untuk ikut serta dalam setiap proyek yang erat kaitannya dengan usaha meningkatkan pendidikan di daerah yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Mari Berproses, Yakin Indonesia Bisa 2020, dan Mari Turun Tangan membantu pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Bagaimana dengan Aktivitas Saat ini?

Saat ini, saya sedang menyelesaikan studi S1-nya di Fakultas Biologi, UGM. Aktivitas yang sedang dilakukan saat ini adalah melakukan penelitian mengenai Secondary Metabolite from Marine Fungi. Pemuda kelahiran Pamekasan, 31 Agustus 1992, dari seorang bapak, Drs. Supiyono dan ibu, Elly Dianawati, kini banyak menghabiskan waktu untuk mencoba menulis setiap perjalanan yang pernah dilakukannya, mengambil sebuah hikmah, dan mencoba merajut simpul Nusantara. Saya banyak mendapatkan inspirasi dari orang-orang sekitar, bahkan ketika saya memasuki dan ditempa dalam institusi PPSDMS Regional 3 Yogyakarta, banyak sekali wawasan yang membuka pemikiran dan cakrawala berpikir untuk menjadi seseorang yang memiliki sikap Objektif, Moderat, Rendah hati, dan Open Minded.

Saya sendiri senang sekali dengan motto hidupPelantun Dzikir dalam Alunan Fikir. Hal ini bermaksud sebagai manusia yang selalu mengingat, mengambil hikmah, dan menjadikan hikmah yang diambil sebagai bagian untuk menjadi part dalam alur berpikir atas setiap peristiwa yang ada. Salah satu motto hidup yang juga saya kutip dari salah satu tulisan, yaitu sebuah filosofi seorang profesor di Jepang, yaitu “Segera Kerjakan, Pastikan Kerjakan, dan Kerjakan sampai Selesai!”. Semoga kedua motto tadi dapat terus saya aplikasikan dalam kehidupan saya dan menjadikan sebagai pribadi yang terus belajar untuk menjadi baik dalam kebaikan.

IMG_4872

Menjadi manusia yang lepas di tengah luasnya lautan dan samudera yang Ia ciptakan. Menerjang badai, namun tidak menentangnya, dan mengharap hujan, namun tidak melawannya

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s