Archive for January, 2018

Bekerja Cepat…

Posted: January 3, 2018 in Perjalanan

Umumnya master degree di Jepang harus ditempuh dalam waktu 2 tahun, dan tentu saja waktu ini akan sangat terasa begitu cepat.

He, sudah lama sekali rasanya tidak menulis dalam blog ini. Kini saya akan berbagi sedikit mengenai kehidupan master student di negeri sakura ini. Saya rasa sepertinya sudah banyak yang menceritakan mengenai kehidupan master student di negeri sakura, tapi tidak ada salahnya jika kemudian saya menceritakan pengalaman pribadi, yang pada akhirnya, saya pun bergumam, akhirnya merasakan juga kehidupan master student di sini.

Kehidupan master student di sini memang amat terasa cepat, karena waktu dua tahun benar-benar tidak tersia-siakan, dan dipenuhi dengan masa-masa eksperimen, terutama bagi mereka yang mengambil bidang natural science. Kebetulan bidang yang saya tekuni saat ini lebih pada chemistry biology, atau istilahnya dalam panjangnya adalah bagaimana reaksi kimia mempengaruhi proses biologi yang terjadi pada suatu organisme. Lalu apakah sama dengan biochemistry? Pada hakikatnya, kedua mempelajari hubungan chemistry dan biology, namun, pada biochemistry umumnya mencakup pada supramolekul, seperti carbohydrate, lipid, protein, nucleic acid, dst. Pada chemistry biology, di sinilah menariknya, reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada setiap proton dipelajari, sehingga akan mempengaruhi struktur makromolekulnya, seperti case salah satunya adalah mengenai bidang yang saya coba pahami saat ini adalah natural product. Setiap secondary metabolite yang dihasilkan oleh setiap organisme akan memiliki pathway spesifik sehingga menghasilkan senyawa tersebut. Chemistry Biology mempelajariย  bagaimana reaksi tersebut berlangsung, lalu kemudian bagaimana setiap modul protein yang berperan dalam menghasilkan senyawa tersebut saling bertautan, dan bekerja untuk menghasilkan senyawa tersebut. Modul? Yap, bagi dikalangan yang menggeluti secondary metabolite, maka akan sering kali mendengar istilah PKSs, NRPSs, dan RiPPs. Ketiganya adalah macam dari jalur pembentukan senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh organisme. Namun, terlepas dari istilah ini, menjadi master student di negeri sakura, maka satu hal yang harus dimiliki, memiliki tingkat struggle yang tinggi dalam menjelang masa-masa kelulusan.

Dalam hal eksperimen, maka bisa jadi kegagalan akan sering kali dihadapi. Tak pelak, maka ada dua pilihan stop dari eksperimen tersebut, atau melanjutkan dengan mengubah metode yang dilakukan. Menjadi master student di sini, tidak sama halnya dengan kemudian selepas hasil diperoleh, ataupun gagal, maka kemudian berhenti dari eksperimen. Namun, ketika gagal setidaknya ada prove yang bisa membuktikan bahwa ia gagal ketika dibandingkan dengan kontrol positif.

Sembari melakukan thesis, maka di saat itu pun eksperimen masih berjalan, untuk mendukung data thesis lainnya. Itu artinya, ada sebuah tuntutan besar untuk bekerja cepat dan bekerja keras. Berpacu dengan waktu akan membangkitkan adrenalin yang pada akhirnya akan membuka semua cakrawala di tengah-tengah deadline yang semakin menanti ke depan (#eh). Tapi sejujurnya ini sangat tidak baik, karena saya pernah mendapat teguran dari supervisor saya, bahwa pada umumnya 4 bulan, international student harus menyiapkan draft thesisnya (-_-“).

Namun pada akhirnya, banyak yang saya ambil selama mengejar deadline thesis, yaitu bekerja cepat, namun tetap dengan targetan yang ada sembari menulis thesis. Satu hal yang saya dapat dari supervisor saya adalah “apapun yang kamu tulis hari ini, maka setorkan kepada saya”.

 

Tokyo, 3 January 2018

Advertisements