Masih Tersisa 21 Purnama…

Posted: July 10, 2016 in Perjalanan
Tags: ,

“Allah will change the family you left out”
Three months, I have already lived out from my home, leaving my family, leaving whom I loving them, my parents.

Rindu akan pulang, itulah yang memang dirasa selama 3 bulan berada jauh dari rumah. Suasana lebaran, adalah suasana yang sangat dirindukan, ketika dirimu hanya berjumpa melalui sebuah layanan telepon via dunia maya, bertatap maaf hanya melalui sebuah kata-kata, dan hanya melihat wajah dari jauhnya jarak yang telah memisahkan. Sudah lebih dari 3 purnama terlewati di negeri orang, namun memang itulah cinta, bahwa tanah air dan keluarga, serta setiap kenangan di tanah sendiri, akan sangat terasa begitu dalam, ketika sudah berada dalam perantauan.

Di sini, masih tersisa 21 purnama yang harus dilewati. Sebuah ucapan yang harus diingat ketika dulu rasa begitu kuat, maka sebenarnya, Allah mengajarkan kita akan cinta dan rindu yang sesungguhnya. Ketika sepotong roti, tak lagi bernilai sepotong, namun telah habis satu persatu, maka disitulah ada nikmat, namun disitulah juga ada sebuah kenangan, dan disitulah tersimpan sebuah ingatan.

Masih ada 21 purnama yang harus dilewati. Bukanlah aku ingin menghitung hari, tapi memang begitulah sebuah rindu, yang terus diingat melalui sebuah janji dulu. Bahwa ia akan meminta dirinya sendiri untuk terus mengingat, dan menyimpan sebuah memori yang kuat dalam pikirannya.

“Imam As-Syafi’i said while we doing and working hard, we would feel the delicacy of life”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s