Mrs. Chan, You Are So Kind…

Posted: March 17, 2016 in Perjalanan
Tags: , , ,

IMG_1185[1]

Mrs. Chan and I met on the Air Asia flight to Tokyo

Mrs. Chan adalah seorang warga Malaysia yang sangat baik sekali. Dalam perjalanan pesawat menuju Tokyo dari Malaysia, dia duduk tepat di sebelah saya. Ketika ingin meminjam balpoint untuk mengisi kartu imigrasi, dia dengan sangat baik mempersilahkan saya memakai barang miliknya.

Awalnya sangat canggung untuk bercakap dengannya, namun sesekali saya memberanikan diri untuk berkomunikasi dengannya. Di percakapan pembuka, saya menanyakan tujuannya selama di Jepang. Ia pun bercerita bahwa dia hanya ingin berlibur di Jepang. Diskusi kami pun terus berlanjut, hingga pada akhirnya dia pun menanyakan tujuan saya menuju Jepang. Saya pun menjawab bahwa saya akan mengikuti ujian di universitas di Tokyo, untuk melanjutkan studi master di negeri Sakura. Sesekali ia pun kaget, karena saya hanya seorang diri dan nekat untuk ke Jepang, lalu  mengikuti ujian di negeri ini. Dia pun bertanya dari mana dana yang saya peroleh, saat itu pun ketika saya katakan bahwa ini adalah gambling, ia pun sangat kaget, dan mengatakan bahwa saya cukup berani untuk mengambil resiko tersebut. Namun bagi saya ini adalah perjalanan yang telah Allah takdirkan untuk dilalui oleh seorang hamba-Nya yang masih sangat bodoh dan haus akan ilmu-Nya.

Saat itu, saya sedang dalam kondisi radang tenggorokan, dan Mrs. Chan mengatakan bahwa saya pun termasuk orang gila, dalam keadaan sakit namun masih tetap berangkat ke Jepang. Ketika itu, ia pun menanyakan apakah saya membawa obat selama berada di Jepang. Saya pun menyampaikan bahwa obat saya ada, tapi saya masih belum makan. Saat itulah, ia pun mengatakan bahwa saya harus mengisi perut saya, dan dia pun menanyakan adakah saya membawa uang? Spontan saya pun menjawab iya, dan segera ia memanggilkan waitress untuk menanyakan adakah makanan untuk saya. Mungkin karena sudah banyak yang membeli, saya pun hanya mendapatkan sebuah cup mie dengan rasa Tom Yam, dan ketika akan membeli mineral water, Mrs. Chan langsung memberikan mineral water yang ia peroleh, dan dia mengatakan,”Abrory, you don’t need to buy, just drink my mineral water”. Dalam hati saya hanya mengatakan,”Kalau semua orang memiliki hati yang baik dan tulus, tanpa memandang agama, suku, dan ras, maka kehidupan dunia ini akan sangat aman dan nyaman”. Saat berada di dalam pesawat dan harus shalat, Mrs. Chan pun dengan ramah mempersilahkan saya untuk shalat.

Saya berdoa, suatu saat saya dapat bertemu dengan Mrs. Chan kembali. Seorang perempuan Malaysia, yang berasal dari etnis China, namun dapat tetap saling berinteraksi bahkan begitu baiknya dalam berhubungan, meski hanya bertemu sekali di pesawat dalam perjalanan menuju Tokyo.

Semoga suatu saat, bangsa ini akan terus belajar untuk saling menghargai, bertoleransi, dan membangun negara dalam satu tujuan yang sama. Tidak ada lagi perpecahan, tidak ada lagi adu domba, bahkan tidak ada lagi pertikaian yang mengatasnamakan suku dan ras, karena sejatinya Allah menciptakan kita dalam keadaan bersuku-suku dan beras untuk saling mengenal dan berkasih sayang.

Thank you so much, Mrs. Chan, for your help as long as our flight to Tokyo.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s