Perjalanan: Tokyo #2

Posted: March 10, 2016 in Perjalanan
Tags: , , ,

Proses berkirim email adalah proses yang begitu setiap akan dikirim, maka basmalah menjadi untaian demi meraih keberkahan-Nya. Dwi Andi Listiawan, adalah senpai dari Fakultas Biologi, yang banyak memberikan masukan dan memberikan contoh bagaimana perkenalan pertama pada Sensei saat akan berkirim email. Beberapa kali, email diminta diubah, bahasa yang terlalu monoton dan berpola Indonesia yang diInggriskan. Tapi itulah proses, Mas Dwi Andi pulalah yang banyak memberikan masukan pada setiap email yang akan saya kirimkan. Selama 5 hari, saya hanya mengutak-atik email yang akan saya kirimkan, memeriksa, membaca kembali, apakah bisa dimengerti atau tidak bagi pembaca. Lama sekali menunggu, hingga beberapa kali saya menanyakan kepada senpai-senpai saya di Tokyo, adakah bagian yang salah dalam email tersebut? Sesekali saya pun menanyakan pada Abi (sebutan kakak di Turki), dengan tidak ada balasan dari professor yang saya tuju di negara tersebut. Dalam hati saya bergumam, mungkin belum saatnya saya melanjutkan sekolah, karena kebetulan saja pada saat itu, saya sedang bekerja di sebuah lembaga negara yang juga mengurusi para awardee yang luar biasa. Dalam hati sebenarnya ada rasa takjub, karena mereka memiliki kemampuan yang luar biasa, diterima di universitas yang luar biasa, mulai dari benua Amerika, Eropa, bahkan Asia, yang tak tanggung-tanggung pun universitas yang amat sangat bergengsi. Iri? Tentu saja, namun yang saya pegang adalah setiap orang akan memiliki jalan yang telah ditakdirkan-Nya, dan masa untuk memperolehnya pun akan berbeda-beda berdasar sesuai dengan usaha yang dilakukannya. Saya tak pernah berhenti menanti balasan email, selesai acara di kegiatan tersebut, saya selalu melihat inbox email, sekiranya mungkin ada balasan dari para professor yang telah saya kirimkan email karena ketertarikan untuk belajar dan menjalin kerja sama dengan beliau-beliau. Sehari,dua hari, bahkan sampai seminggu tak kunjung balasan itu datang. Baiklah, saya pun meminta saran dari seorang senpai yang kebetulan bersekolah di Graduate School of Agricultural and Life Scinces, The University of Tokyo. Dia pun memberikan saya link untuk menghubungi rekannya, yang saat itu juga sedang bersekolah di graduate school yang sama, namun berbeda departemen. Alhasil, saya kontaklah beliau, dan saya pun baru mengenalnya melalui facebook. Syaiful Amri Saragih dan Muhammad Prima Putra, kedualah jua yang menjadi jembatan saya biidznillah memantapkan hati untuk mendaftar di The University of Tokyo.

Setelah tak ada email yang kunjung dibalas, malam hari, saya mengontak Mas Prima dan menyampaikan bahwa seminggu sebelumnya, saya berkirim email kepada Hiroyasu Onaka Sensei, menjelaskan ketertarikannya untuk belajar di lab beliau. Alhasil, email yang awal diminta untuk dirubah, diperpendek, dan diberi sedikit ulasan mengenai alasan yang benar-benar membuat saya tertarik belajar di bawah supervisi beliau. Mas Prima pun meminta email tersebut dikirim pada keesokan harinya, dan dia menyampaikan dirinya akan mencoba mengontak salah satu associate professor di lab, yaitu Taro Ozaki Sensei, yang secara kebetulan adalah sensei yang pernah belajar di lab Mas Prima. Baiklah, saya pun mencoba mengirim kembali keesokan harinya, dan sekali itu, dalam benak hanya mengatakan jika memang takdir membawa pada jalan ini, maka doa kedua orang tua yang membuka jalan karena ridho mereka adalah jalan akan keridhoan Allah. 9 Okober 2015, adalah email kedua yang aku kirim kepada beliau. Entah mengapa, hanya beliau yang saya kirimkan email kedua. Semua professor di tujuan awal, karena mungkin tidak ada lowongan, saya pun tidak mengirimkannya.  Dan, pada akhir proses penantian, sebuah email yang berbalas pada tanggal 14 Oktober 2015, menjadi pembuka jalan bagi seorang yang masih haus akan ilmu-Nya, untuk melanjutkan studinya di negeri Sakura, Jepang.

to be continued…

Advertisements
Comments
  1. praditalia says:

    Kirain aku kamu awardee juga pam. Kamu kok bisa sih kerja di lpdp kemenkeu gitu. Nggak ada niat buat daftar lpdp pam? Apa emang tujuan kamu dpet LOA dulu baru daftar. Keren ya perjuangan kamu. Terimakasih sudah mau berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s