Yogyakarta dalam Ceritaku

Posted: September 28, 2015 in Perjalanan
Tags: ,

Malam ini tak sengaja dalam timeline saya, seseorang sedang mengepost sebuah foto yang ia tuliskan dalam pembuka di akhir foto tersebut, “Yogya Memiliki Cerita Sendiri”. Betapa memang luar biasanya kota ini, kota yang telah mengajarkan akan kesederhanaan selama 4 tahun 11 bulan. Kota yang telah mengajarkan bagaimana menjadi masyarakat yang menyatu dalam adat dan budaya, bahkan falsafah kehidupan masyarakat Jawa yang masih memegang teguh adat istiadatnya.

Ya, Yogyakarta sebagai kota budaya bahkan menjadi kota pendidikan memang memiliki tempat di hati kami para pelajar ataupun mereka yang selama beberapa hari pernah mengunjungi kota ini. Mengapa tidak? Dalam kesederhaan masyarakatnya, Yogyakarta menawarkan sebuah keramahan masyarakat dan menawarkan miniatur masyarakat Indonesia yang mampu hidup secara harmonis. Yogyakarta memang memiliki sebuah kenangan bagi siapapun yang pernah merasakan nyamannya kota ini.

Wajar saja, jika sebuah lagu pernah tercipta dan termaknai dengan kerinduan seseorang pada kota ini. Yogyakarta, berapapun lamanya saya pergi dari kota ini, namun setiap kenangan yang ada tidak akan pernah terhapus bahkan terlupakan. Semuanya akan tertata rapi dan akan terbuka kembali ketika sudah pulang nanti. Sembari teringat akan kenangan lama, ketika Tuhan melalui kota ini mengajarkan akan sebuah toleransi, mengajarkan sebuah pelajaran tentang kesederhanaan dalam keramahan, bahkan mengajarkan hidup dengan ikhlas dan penuah rasa syukur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s