Aku Cemburu

Posted: September 8, 2015 in Puisi
Tags: ,

Bayanganku di cermin,
Bercerita akan banyak hal
Tentang diri, tentang perjalanan,
Tentang semuanya.

Sejujurnya, aku cemburu
bukan karena ketampanan,
bukan karena kekayaan,
bukan karena harta,
bukan karena keduniawian

Sejujurnya, aku cemburu
Pada kekayaan hati mereka,
Pada keparasan wajah karena air wudhu yang terus membasahi,
Pada kebagusan akhlak tanpa ada polesan sedikitpun.

Sejujurnya, aku cemburu
Pada mereka,
Yang alim namun tetap dalam ketawaddhu’an
Pada mereka,
Yang kaya namun tetap dalam kedermawanannya
Pada mereka,
Yang tampan namun tetap dalam penjagaannya
Pada mereka,
Yang selalu berhati riang namun tetap dalam dzikirnya

Sekali lagi,
Aku ingin berkata bahwa aku cemburu
Pada mereka,
Yang muda namun bergairah menuju masjid, langgar, dan musholla
Pada mereka,
Yang sibuk namun tetap menjaga istiqomah dalam waktu sholatnya
Pada mereka,
Pemuda yang hatinya selalu merindukan rumah-Mu
Pada mereka,
Yang larut tidurnya namun tetap menjaga sujud di sepertiga malamnya

Tuhan,
Sejujurnya aku cemburu
Karena aku ingin menjadi penghuni surgamu,
Namun ikhtiar ini tak pernah sampai kiranya pada batas minimalnya,
Tuhan,
Ijinkan aku berkata bahwa aku cemburu pada mereka penghuni surga-Mu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s