Cukupkah Ini Membuka Ar-Rayyan?

Posted: July 5, 2015 in Puisi
Tags: , , , ,

Demi malam
Yang hidup dan matiku berada dalam genggamanNya
Demi siang
Yang baik dan buruk telah dituliskanNya
Demi masa
Yang jodoh dan rejeki telah diaturNya
Muhibbi,
Tidak berani menghitung Ramadhan
Yang telah berlalu begitu cepat
Meninggalkan setiap hari-hari yang telah pergi
Menyendirikan diri dalam renungan kelalaian yang terlalu banyak
Benim Allah
Bulan Keberkahan ini akan segera meninggalkan kami
Bulan Mubarak ini akan beredar kembali sesuai qadarMu
Benim Allah,
Purnama telah jelas berlalu
Setengah dalam bulan ini telah terlampaui
Namun, amalan ini masih tak cukup untuk menutup dosa yang lalu
Benim Allah,
Dalam malam, hati bertanya
Apakah esok, masih ada Ramadhan yang bisa dilalui?
Apakah esok, masihkah merasakan nikmat dan berkah bulan ini?
Apakah esok, tahun mendatang, masihkah bertemu dengan Ramadhan-Mu?
Benim Allah,
Semoga amalan yang tak cukup ini
Menjadikan muhibbi-Mu ini menjadi golongan yang tak merugi
dan semoga Pintu Ar-Rayyan masih mau untuk terbuka
meski diri ini tak tahu, cukupkah amalan ini membuka pintu Surga-Mu itu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s