KKN Menggali Potensi Manusia

Posted: September 8, 2014 in Perjalanan
Tags: , , , ,

Salah satu wujud cinta kami pada Tanah Air Indonesia, Kuliah Kerja Nyata PPM UGM 2014Siapa bilang KKN itu hanya akan berbuah pada kesusahan. KKN adalah kuliah kerja nyata yang sudah menjadi pattern bagi UGM bagi mahasiswanya. Bagi kami, KKN ini menjadi sebuah saksi tersendiri ketika menyaksikan segala potensi manusia hebat di Pulau Misool ini dengan sejuta kekhasannya. Bukan hanya sebuah potensi yang biasa-biasa saja, namun sebuah potensi luar biasa baik dari segi keagamaan maupun rasa sosial yang begitu tinggi.

Tenangnya lautan kali ini adalah setenang hati yang semakin hari menemukan kesetiaan dalam sebuah kehidupan kecil di negeri KKN ini. Siapa tidak menyangka, begitu banyak kami temukan beribu potensi manusia di kampung dengan berjumlah 250 KK dengan jumlah penduduk sebesar 980 Jiwa. Sejatinya, meskipun hanya 2 minggu sudah kami berada di kampung ini, namun begitu besar tradisi yang hidup di tengah masyarakat kepulauan yang sudah semakin sedikit demi sedikit mengenal kemoderenan sebuah bentuk kehidupan.

Misool, adalah bagian lain dari sebuah kehidupan yang hidup di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang mulai besar akan dinamika kehidupan di tengah perubahan masyarakat Indonesia menuju masyarakat yang adil dan sejahtera. Siapa yang tidak menyangka, begitu banyak sifat-sifat arif manusia yang ditemukan di tanah ini. Sifat yang semakin jaranh ditemukan di tengah-tengah kehidupan masyarakat modern, selayaknya kota-kota besar di Indonesia. Sebuah sikap yang menyadarkan akan pentingnya rasa berbagi, rasa senasib dan seperjuangan, serta perasaan hidup dengan kehidupan yang mungkin pernah dirasa di awal.

Ya, sebuah perjalanan dalam dua minggu yang cukup membukakan mata hati untuk melihat bahwa bangsa yang besar ini tetap tidak kehilangan identitas masyarakat timur yang masih memiliki jiwa tolong-menolong, jiwa empati, dan rasa solidaritas yang begitu masih kental untuk dirasakan, meskipun nama famili tetap dipakai dan melekat dalam entitas namanya. Apa yang kami rasa di sini, sangatlah berbeda dalam setiap perasaan yang semakin menyatu dengan segenap potensi manusia di Misool.

Benarlah, di mana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung. Ketika engkau berada di negeri lain, maka dekatilah setiap orangnya dengan sebuah tradisi masyarakat yang hidup dan segenap potensi masyarakat yang dapat didekati. Itulah yang kami pelajari di sini. Ketika kami mencoba mengenal satu per satu masyarakat, maka kami mulai mengenal dan mempelajari sebuah proses berinteraksi secara langsung dengan masyarakat yang membutuhkan sebuah cara unik agar dapat melihat dan menjadi salah satu bagian keluarga.

Sahabat, KKN ini adalah sebuah perjalanan dari kami yang begitu memiliki makna besar. Sebuah perjalanan di mana kami benar-benar melihat, merasa, belajar, dan mencerna setiap puzzle kehidupan yang sudah digariskan keadaannya. Jika melihat perjalanan yang lalu, maka hari ini kami belajar, bahwasanya rencana dibalik perjalanan ini adalah sebuah kenikmatan besar yang menjadikan kita untuk tetap kuat dan memahami begitu besarnya potensi yang hidup dalam kampung ini. 

Tulisan ini ditulis pada hari Sabtu, 26 Juli 2014 (14.51) dan Minggu, 27 Juli 2014 (15.42) di tengah deruan ombak Kampung Fafanlap yang menghantam sisi kanan dan kiri dermaga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s